Analisis Strategi Pemasaran Kain Tenun Pada Rumah Produksi Kain Tenun Kelurahan Pringgasela Selatan Kabupaten Lombok Timur

Authors

  • Abdul Muttalib Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat image/svg+xml Author
  • Ahmad Sibawai Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.3456/pyyx2h55

Keywords:

Strategi Pemasaran, Kain Tenun, Rumah Produksi, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Abstract

Penelitian ini di dasari atas usaha kerajinan tenun Sepongkor dihadapkan dengan berbagai masalah internal dan eksternal terutama dalam segi permodalan dan pemasaran. Oleh karena itu, untuk menjaga kelangsungannya diperlukan penyusunan strategi yang baik dan efektif untuk terus mempertahankan eksistensi usaha kerajinan tenun tersebut, oleh karena itu usaha kerajinan tenun tradisional masih memerlukan pembenahan khususnya dari segi pemasaran. Tujuannya adalah untuk melakukan analisis SWOT terhadap usaha kain tenun yang nantinya dapat digunakan sebagai acuan dalam mengembangkan usaha tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yakni berusaha membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistimatis, factual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, serta hubungan antara fenomena-fenomena yang diselidiki. Hasil penelitian Pada matrik IFAS dapat dilihat kekuatan pada kerajinan tenun tradisional Lombok di Pringgasela lebih besar yaitu 60%  lebih besar dibanding kelemahan yang dimiliki yaitu 30%. Pada matrik EFAS peluang bagi UKM Rumah Produksi Kain Tenun Sepongkor Desa Pringgasela Selatan   dalam mengembangkan usahanya lebih besar dengan bobot 62.5% dibanding dengan ancaman 37.5%. Dengan demikian analisis  SWOT     kerajinan tradisional lombok berada pada kuadran 1 yaitu kuat dan berpeluang dan strategi yang digunakan adalah strategi agresif. Melalui matrik SWOT diperoleh alternative SO yaitu dengan meningkatkan hubungan harmonis dengan pemasok dan distributor yang merupakan kekuatan perusahaan, Optimalisasi penggunaan peralatan yang merupakan kekuatan perusahaan, dan meningkatkan market share. Posisi Strategi pemasaran   yang digunakan oleh UKM Rumah Produksi Kain Tenun Sepongkor Desa Pringgasela Selatan adalah kuat dan berpeluang. Formulasi Strategi yang digunakan oleh UKM Rumah Produksi Kain Tenun Sepongkor Desa Pringgasela Selatan menggunakan Promosi   dengan   metode   personal   selling dengan melakukan pendekatan dengan tokoh adat, tokoh pemuda, dan karang taruna

References

Ade Resalawati, (2012), Pengaruh perkembangan usaha kecil menengah terhadap pertumbuhan ekonomi pada sektor UKM Indonesia.

Agustina S. (2011). Manajemen Pemasaran. Edisi 1.Universitas Brawijaya Press.

Malang

Arifin, Z. (2011). Analisis Spasial Industri Kecil Dan Menengah Di Propinsi Nusa

Tenggara Timur. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 9, Desember: 157. Arikunto, S. (2010). Prosedur Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta. Badan Pusat Statistik Kecamatan Pringgasela Dalam Angka (2017). Badan Pusat

Statistik. Kabupaten Lombok Timur.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Timur (2017). Badan Pusat Statistik

Nusa Tenggara Barat.

Basu Swastha, (2005), Manajemen Pemasaran Modern,(Yogyakarta: Liberty.

Dinas Perindustrian. (2016). Jumlah Industri Kerajinan Tenun Gedogan di

Tiap-tiap Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun

2016

Fuad Amsyari, (1990) Strategi Perjuangan Umat Islam Indonesia, Bandung: Mizan. Hanafiah, A.M., Saefudin, A.M. (1986). Tata Niaga Hasil Perikanan Indonesia.

Penerbit UI-Press.Jakarta.

Huda, Nurul, &Mustafa, E.N. (2009). Current Issues Lembaga Keuangan Syariah.

Jakarta: Kencana.

Moleong, L. J. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Pandji Anoraga, (2010), Ekonomi Islam Kajian Makro dan Mikro, Yogyakarta: PT. Dwi

Chandra Wacana.

Sadono Sukirno. (2002). Pengantar Teori Makro ekonomi, edisi ketiga, Raja

Grafindo, Jakarta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Penerbit CV. Alfabeta: Bandung.

Supriono, (2008), Manajemen Strategi dan Kebijakan Bisnis, Yogyakarta: BPFE.

Tiktik Sartika Partomo&Abd. Rachman Soejoedono, (2014), “Ekonomi Skala

Kecil/Menengah dan Koperasi”, Jakarta: Ghalia Indonesia.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. 2018. Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta: Pusat

Bahasa

Tulus Tambunan, (2012), Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia: Isu-Isu

Penting, (Jakarta: LP3ES. https://endah240395.wordpress.com/2015/01/05/makalah-umkm/ diakses pada 12 September, pukul 10.00 Wita

Downloads

Published

2025-12-07