Studi Identifikasi Zat Pengawet Formalin pada Komoditas Buah Apel dan Anggur di Minimarket Wilayah Lombok Tengah
Keywords:
Formalin, Apples, Grapes, Minimarket, Central LombokAbstract
Fruit is a natural source of antioxidants capable of neutralizing free radicals that cause various diseases and premature aging. It is also rich in fiber, which prevents constipation and digestive disorders, as well as vitamins and water that are essential components for body metabolism. However, food safety is often compromised by the use of hazardous substances such as formalin. Formalin is a preservative strictly prohibited for food use under the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 1168/Menkes/Per/X/1999. This study aims to identify the presence of formalin in apple and grape commodities sold in several minimarkets across Central Lombok Regency. This research utilized an experimental laboratory design with qualitative formalin testing. Samples were collected from various minimarkets in Central Lombok. The results revealed that all nine apple samples tested negative for formalin. In contrast, the grape samples tested positive, indicating the presence of formalin preservatives. Based on these findings, it can be concluded that while apples sold in Central Lombok minimarkets are safe from formalin, the grapes contain this hazardous substance. Therefore, stricter monitoring and supervision by relevant authorities are necessary to ensure public food safety
References
Alsuhendra, & Ridawati. (2013). Bahan Berbahaya dalam Pangan. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2014). Pedoman Sampling Pangan Olahan. Jakarta: BPOM RI.
Cahyadi, W. (2009). Analisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan. Jakarta: Bumi Aksara.
Dewi, A. K. (2018). Uji Kualitatif Kandungan Formalin pada Buah Impor di Pasar Ritel Modern. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 112-119.
Fitriani. (2004). Analisis Zat Pengawet pada Makanan dan Dampaknya Bagi Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Hastuti, S. (2010). Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Formaldehida pada Ikan Asin di Pasar Tradisional. Jurnal Teknologi Pertanian, 11(2), 55-62.
Hidayat, M. N. (2017). Keamanan Pangan: Bahaya Kimia dan Identifikasi Bahan Berbahaya pada Buah-Buahan. Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (1999). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1168/Menkes/Per/X/1999 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 722/Menkes/Per/IX/1988 tentang Bahan Tambahan Makanan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan. Jakarta: Kemenkes RI.
Larasati, D. (2020). Identifikasi Pengawet Non-Pangan pada Komoditas Hortikultura. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 4(1), 23-30.
Marliana, E. (2015). Analisis Senyawa Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan pada Buah Anggur (Vitis vinifera L). Jurnal Kimia Mulawarman, 12(2), 76-81.
Nuraini. (2017). Pangan Berbahaya: Mengenal Pengawet Kimia dalam Makanan Kita. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Pratama, A. (2019). Metode Deteksi Formalin Menggunakan Pereaksi Schiff: Tinjauan Laboratorium. Jurnal Farmasi Klinik, 8(3), 45-52.
Putri, dkk. (2016). Strategi Perpanjangan Masa Simpan Buah Potong melalui Teknologi Preservasi. Jurnal Pascapanen Pertanian, 13(2), 88-95.
Rahayu, W. P. (2011). Keamanan Pangan dan Strategi Pengawasan Rantai Distribusi Pangan di Indonesia. Bogor: IPB Press.
Saparinto, C., & Hidayati, D. (2006). Bahan Tambahan Pangan. Yogyakarta: Kanisius.
Selatan. (2015). Dampak Toksisitas Formalin bagi Sistem Metabolisme Tubuh Manusia. Jakarta: EGC Medical Publisher.
Slamet, S. (2007). Prosedur Analisis Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta.
Soraya. (2014). Keajaiban Antioksidan dalam Kulit Buah Anggur. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sugiyatmi. (2006). Analisis Bahan Tambahan Kimia pada Makanan di Masyarakat. Jurnal Kesehatan, 1(1), 14-22.
Svehla, G. (1990). Vogel: Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan Semimikro. Jakarta: PT Kalman Media Pustaka.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Wahyuni, S., dkk. (2014). Karakteristik Fisiologis Buah Potong dan Penurunan Kualitas Selama Penyimpanan. Jurnal Hortikultura Indonesia, 5(3), 167-175.
Winarno, F. G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Windianingsih, & Erni. (2006). Uji Reaksi Warna pada Identifikasi Senyawa Formaldehida dalam Sampel Pangan. Bandung: Laboratorium Kimia Analitik Universitas Padjadjaran
