Studi Identifikasi Zat Pengawet Formalin pada Komoditas Buah Apel dan Anggur di Minimarket Wilayah Lombok Tengah

Penulis

  • Ratna Sustianingsih Nahdlatul Ulama University of West Nusa Tenggara Penulis
  • Ahmad Zakaria Penulis

Kata Kunci:

Formalin, Buah Apel, Buah Anggur, Minimarket, Lombok Tengah

Abstrak

Buah merupakan sumber antioksidan alami yang berperan penting dalam menangkal radikal bebas guna mencegah berbagai penyakit serta penuaan dini. Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada buah bermanfaat dalam menjaga kesehatan pencernaan, sementara vitamin dan air di dalamnya mendukung kelancaran metabolisme tubuh. Namun, aspek keamanan pangan seringkali terancam oleh penggunaan bahan tambahan berbahaya seperti formalin. Formalin merupakan zat pengawet non-pangan yang dilarang penggunaannya dalam makanan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1168/Menkes/Per/X/1999. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan zat pengawet formalin pada komoditas buah apel dan anggur yang dipasarkan di sejumlah minimarket di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan pengujian kualitatif formalin. Sampel diambil dari beberapa minimarket di Kabupaten Lombok Tengah pada tahun 2024. Analisis sampel dilakukan untuk mendeteksi adanya reaksi kimia yang menunjukkan kandungan formalin pada buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sembilan sampel buah apel yang diuji, seluruhnya memberikan hasil negatif atau tidak mengandung formalin. Sebaliknya, pada sampel buah anggur, ditemukan hasil positif yang menunjukkan adanya kandungan formalin. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa buah apel yang beredar di minimarket Kabupaten Lombok Tengah aman dari pengawet formalin, namun buah anggur ditemukan mengandung zat berbahaya tersebut sehingga diperlukan pengawasan lebih lanjut dari pihak terkait

Diterbitkan

2025-12-27

Cara Mengutip

Studi Identifikasi Zat Pengawet Formalin pada Komoditas Buah Apel dan Anggur di Minimarket Wilayah Lombok Tengah. (2025). Journal of Pharmaceutical Innovation and Development, 1(1), 1-12. https://vidyaalvira.com/index.php/jpid/article/view/13